Pranala Purnama

Hadirkan hari yang gemerlap
Setelah derita yang tak usai
Memulas warna-warni pesona
Tatkala rindu mesti tertumpah

Atas nama jarak,
dekap kehangatan,
serta merta suka
demikian adanya

Lampu kota kita berbalut purnama
Indah nian rasa ruahkan renjana
Parasmu selalu dicari dicinta cahaya
Aku bertaruh hati dalam nyanyian kita

Lanskap kisah kota berselimut kata
Mesra tiada kira binar kedua mata
Canda yang jenaka meluruhkan tawa
Kuharap kini tak usai segera

Comments

Popular Posts